“Kutukan” dan “Penawar”

Kutukan langit? Apakah aku harus mempercayai dua kata itu? Yaa tidak seharusnya aku mempercayai dua kata itu. Tapi entah kenapa setiap ada hal buruk yang menimpaku, aku pasti menamainya dengan kutukan langit. Bukankah setiap hal buruk itu pasti ada penyebabnya? Dan penyebab hal buruk itu pasti diri sendiri, bukan dari langit. Kalau aku kutukan langit, berarti kau adalah penawar langit.hahaha *abaikan

“Kutukan” dan “Penawar”. Dua kata yang berbeda makna tapi tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Dua kata yang beda arti tapi tidak bisa saling meniadakan, adanya saling melengkapi. Masa iya ada kutukan tapi nggak ada penawarnya, begitu juga sebaliknya. Yaa seperti kita, tidak bisa dipisahkan satu sama lain, dan tidak bisa saling meniadakan.

Pemikiran dan perumpamaan yang unik bukan? Apa mungkin malah cenderung keaneh?. Ah terserah deh yaa, kan setiap kepala beda pemikiran, dan itu wajar.

Sampai jumpa di postingan selanjutnya *lambai-lambai tangan😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s