BIG SECRET

Big secret. Iya big secret. Rahasia besar yang pasti dimiliki oleh semua orang. Pernahkah kalian berpikir big secret apa yang ada dihidup kita?. Apa big secret itu cuma tentang rahasia antara 2 manusia? Apa big seceret itu seperti tindak kejahatan apa yang pernah dilakukan? Ya~ mungkin lebih kurang seperti itu. Tapi masih ada rahasia besar yang tersembunyi dihidup kita. Kita sendiri saja sampai tidak tahu rahasia apa itu. Jangankan orang lain, kita yang punya hidup saja tidak tahu apa rahasia besar itu. Setidaknya ini pernah dijelaskan ada tiga rahasia yang semua orang sama sekali tidak tahu, tentang siapa jodoh kita, berapa banyak rezeki kita, dan kapan kita akan mati—umur kita di dunia.

 

 

Pagi ini aku mendapatkan kabar yang mengejutkan sekaligus membuatku merenung. Salah satu dari tiga rahasia besar itu datang secara tiba-tiba di keluarga besar kami. Rahasia yang pasti sama sekali tidak diinginkan siapapun. Kalian pasti bisa menebak rahasia mana yang menimpa kami dari ketiganya itu.

 

Aku yakin pasti Allah membocorkan rahasia besar itu ketika kita sudah siap. Siap segalanya. Meskipun orang lain memandangnya terlalu mendadak. Bukankah kita seharusnya harus siap ketika rahasia besar itu sudah bocor?. Aku tidak akan meminta dia bersabar, menguatkan diri, apalagi mengikhlaskan untuk menghadapi kenyataan kalau rahasia besar itu sudah terbongkar. Dan merenggut sosok orang yang sangat dicintai. Karena mungkin yang dibutuhkan bukanlah kata “sabar”, “kuat”, dan “ikhlas”. Tapi, kehadiran orang terdekat yang bisa meraihnya dalam pelukan untuk menumpahkan segala penyesalan yang tak mungkin bisa diungkapkan lagi.

 

Sekarang kamu yang meninggalkan kita. who’s the next?? we never know it. because this is the big secret from Him. He will give it to us in the right time.

 

 

 

FIN

Notes:

Mungkin aku menuliskan ini terlihat sangat gampang, padahal tidak. Menulis ini sangat sulit–tangan gemetar dan jantung berdetak sepuluh kali lebih cepat dari biasanya. Apalagi yang menjalaninya.

 

 

Hidup dibawah bayang-bayang orang yang bisa melihat kita tapi kita tidak bisa melihatnya itu menyebalkan.

Hidup dibalik kenangan-kenangan indah yang pernah dilalui bersama itu menyakitkan.

Andai melupakan kenangan indah segampang menghilangkan rasa lapar setelah selesai makan,

aku yakin tidak akan ada tangis yang menggema setiap detik.

 

Tidak, aku tidak akan menyuruhnya untuk melupakan kenangan itu. Karena kita hidup di dunia bukan untuk melupakan kenangan di masa lalu, tetapi untuk mengingatnya.

 

Zenda dan Syifa yang semangat yaaa~ Jaga Ibukmu sayang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s